menu melayang

Kamis, 08 Juni 2023

5 Beda Genset dan UPS, Ketahui Sebelum Beli

Konten [Tampil]

Keberadaan genset sebagai alat penghasil arus listrik cadangan, sepertinya mulai tersingkirkan oleh Uninterruptible Power Supply (UPS). Tapi sebenarnya kedua produk tersebut sama-sama penting, walaupun ada beda genset dan UPS yang tidak bisa diabaikan. Jika Anda ingin membeli salah satunya, coba cek informasi berikut agar tidak salah beli. Di Indonesia, konsumsi listrik di Indonesia terus meningkat. Tahun 2019 saja mencapai 1.084 kWh per kapita, sedangkan di tahun 2020 ditargetkan meningkat dengan adanya penambahan pembangkit listrik. Tapi tak bisa diabaikan bahwa kestabilan arus listrik masih belum maksimal, makanya sangat banyak yang membutuhkan energi listrik cadangan rumahan atau industri

Ini Dia 5 Beda Genset dan UPS Paling Krusial 

Lima kondisi berikut menjadi beda krusial antara genset dan UPS, sehingga Anda bisa lebih cerdas saat memilih manakah yang cocok untuk kebutuhan Anda nanti. 
  • Proses Penyaluran Listrik : Genset menyalurkan listrik setelah listrik padam dengan proses penyambungan arus menggunakan tombol khusus, sehingga aktivitas Anda yang menggunakan listrik terpaksa terhenti sementara menjelang genset mengambil alih. UPS berbeda, sebab secara otomatis fungsi UPS akan langsung menyalurkan arus listrik setelah terjadi pemadaman, jadi Anda masih bisa menyimpan dokumen ke dalam folder komputer tanpa harus kehilangannya. 
  • Waktu Pakai : Genset memiliki waktu pakai yang cukup lama, sesuai kapasitas bahan bakarnya. Walaupun Anda kehabisan bahan bakar, bisa mengisinya terlebih dahulu untuk melanjutkan penggunaan. Sedangkan untuk UPS, jangka waktu kerjanya tidak lama, hanya tergantung pada kapasitas baterai yang dimiliki. Jika sudah habis, otomatis harus dilakukan pengisian daya baterai kembali hingga UPS kembali penuh. Cara kerjanya ini mirip dengan power bank untuk mengisi daya baterai ponsel. 
  • Harga : Perbedaan genset dan UPS berikutnya, untuk kategori tertentu genset memiliki harga yang lebih murah ketimbang UPS, tergantung pada kapasitas dan jenis dari genset tersebut.
  • Penggunaan : Genset banyak digunakan mulai dari kebutuhan rumah tangga, pabrik, hingga proyek skala besar. Sedangkan UPS PLN terbatas pada beberapa kegiatan insidental saja, misalnya konser musik yang waktunya tidak terlalu lama. Selain itu genset bisa dipakai untuk sumber energi utama berbagai kebutuhan, sehingga tak perlu bergantung pada listrik PLN. Sedangkan UPS sangat tergantung pada listrik PLN, walaupun bisa diperhitungkan kapan Anda butuh melakukan pengisian dayanya. 
  • Stabilizer : Kebanyakan genset membutuhkan alat tambahan untuk membuat listrik yang dialirkannya menjadi stabil. Sementara UPS sudah ada yang memiliki stabilizer otomatis, tanpa harus membeli perangkat tambahan.

Mana Yang Lebih Baik, Genset atau UPS?

Sebenarnya memilih genset atau UPS adalah berdasarkan kebutuhan Anda, jika untuk penggunaan jangka panjang dan lama ada baiknya menggunakan genset kapasitas besar. walaupun harus selalu menyediakan bahan bakar tambahan.


Tapi jika rasanya lebih nyaman menggunakan UPS, maka pilihlah UPS. Apalagi saat ini sudah ada sewa UPS yang dilakukan oleh PLN dengan harga relatif murah dari tarif listrik standar yang dijual pada masyarakat.
Anda juga bisa menggunakannya secara bersamaan, apalagi untuk kantor besar yang dilengkapi pabrik sekaligus. Jadi genset bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan pabrik saat listrik PLN padam, sedangkan UPS bisa meminimalisir kerusakan alat elektronik kantor. Tapi tentu butuh anggaran yang tidak sedikit.
Itulah enam beda genset dan UPS yang selama ini mungkin jarang diketahui. Dengan memahami beda tersebut, Anda bisa memilih mana perangkat arus listrik cadangan untuk digunakan. Pastikan kapasitas alat tersebut sesuai kebutuhan dan siapkan anggaran yang cukup, agar Anda puas merasakan manfaatnya.

Blog Post

Related Post

Back to Top

Cari Artikel